Perwako Protokol Covid-19 diluncurkan, masyarakat Kota Solok diminta mematuhi

Perwako ini terbit untuk menjamin pelaksanaan protokol kesehatan dalam usaha pencegahan dan pengendalian Covid-19 di tengah-tengah masyarakat dan menjamin kepastian dalam penegakan disiplin protokol kesehatan dalam masa pandemi. 


Media Rakyat News - Kota Solok - Pemerintah Kota Solok mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwako) Solok Nomor 40 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Hal ini ditujukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang kian bertambah. 

Juru Bicara Gugus Penahanan Covid-19 Kota Solok, Nurzal Gustim, S.Stp, M.Si

Perwako ini juga untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019.

Selanjutnya, juga menyangkut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Peraturan Kepala Daerah Dalam Rangka Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019.

Juru Bicara Gugus Penahanan Covid-19 Nurzal Gustim, S.STP, M.Si yang juga sekaligus Kabag Humas dan Protokoler Pimpinan Pemko Solok, Nurzal Gustim, S.STP, M.Si menyatakan Perwako ini dilahirkan bertujuan untuk meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran COVID-19 serta memperkuat upaya penanganan kesehatan akibat Covid-19.

Dikatakanya, perwako terbit untuk menjamin pelaksanaan protokol kesehatan dalam usaha pencegahan dan pengendalian Covid-19 di tengah-tengah masyarakat dan menjamin kepastian dalam penegakan disiplin protokol kesehatan dalam masa pandemi.

Dia juga menegaskan, sesuai arahan sekda dalam rapat persiapan implementasi Perwako ini menekankan sosialisasi yang masif mulai hari ini 9 September hingga tanggal 20 September 2020. 21 September Pemko Solok sudah memasuki tahap monitoring dan evaluasi.

Nurzal juga menyatakan, konsekuensi dari pelanggaran tersebut dalam Perwako juga telah diatur dengan sanksi. Dimulai dari sanksi yang bersifat perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat atau fasilitas umum dan lainnya. Sanksi diatur meliputi sanksi sosial, denda, teguran, peringatan tertulis, penghentian sementara. 

Katanyanya, karena itu perlu keseriusan bersama untuk melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat meliputi penggunaan masker, menjaga jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan lainnya. (Suwartoni).

Posting Komentar

0 Komentar