Mengaku sebagai Wakapolda Lampung, Pria asal Kota Solok ini diringkus Polisi

Ada ada saja cara penipu untuk memangsa korbannya, apalagi seorang korban yang merasa bisa melicinkan jalan untuk mendapatkan sesuatu, dia pun berusaha mencari jalan pintas, dan hal ini dimanfaatkan penipu ini untuk meraup ratusan juta rupiah. 


Pria DH yang menjadi tersangka Polisi Gadungan, yang mengaku menjadi Wakapolda Lampung, telah ditangkap Polres Solok Kota. (Photo - Oky)


Solok, Media Rakyat News. Seorang pria DH (49) warga Kelurahan KTK, Kota Solok Sumatera Barat diringkus polisi Satreskrim Polres Solok Kota atas perbuatan pidana penipuan yang ia perbuat karena mengaku sebagai Wakapolda Lampung yang bisa meloloskan seseorang menjadi polisi. 

Korban aksi penipuannya adalah IW (50) warga Jorong Simpang IV Nagari Batu Bajanjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok Sumatera Barat. dan dari aksinya, tersangka ini berhasil meraup sejumlah uang yang mencapai ratusan juta rupiah. 

Kasat Reskrim Polres Kota Solok Iptu Defrianto, menyatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula atas laporan korban ke kepolisian.

Kronologis kejadian dijelaskan, berawal bulan Mei lalu, dimana korban berkenalan dengan seorang laki-laki inisial E, yang saat ini masih dicari Polisi, dengan tawaran bahwa dia mempunyai kolega yang sedang menjabat Wakapolda di Provinsi Lampung, dan bisa memasukan serta meluluskan anak si korban untuk mendaftar menjadi anggota kepolisian .

Bodohnya, si korban percaya saja. Komunikasi pun berlanjut, melalui nomor handphone yang disebut sebagai Wakapolda Lampung. 

Korban yang tanpa curiga, pun menghubungi tersangka, yang mengaku sebagai Wakapolda Provinsi Lampung, dan berlanjut dengan permintaan sejumlah uang. 

Uang yang diminta jumlahnya 100 juta rupiah oleh Wakapolda gadungan tersebut. 

Dalam beberapa kali cicilan korban pelapor, telah mengirimkan uang dengan keseluruhan sejumlah Rp.106.900.000,- melalui rekening Bank Mandiri atas nama RS.

Untungnya si Anak tidak lulus jadi Polisi.

Setelah mengirimkan uang "Pelicin", yang katanya bisa meluluskan anak korban, untuk menjadi seorang anggota kepolisian, namun sang anak ternyata tidak memenuhi syarat menjadi "Pak Polisi". Alhasil, si korban menghubungi tersangka "Wakapolda Gadungan" itu, namun sudah tidak bisa dihubungi lagi.

Merasa telah ditipu, korban melapor ke Polres Solok Kota (16/9/2020)-(LP/127/B/IX/2020/Polres Solok Kota). Polisi bergerak cepat, dan berhasil menangkap Penipu yang mengaku menjadi "Wakapolda Lampung" itu, di sekitar daerah Tikalak Singkarak di Kabupaten Solok. Tersangka dan sejumlah barang bukti pun telah diamankan Polisi.

"Dalam kasus ini, DH kita sangkakan melanggar Pasal 378 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun penjara,” tutup Kasat.(Oky)


Posting Komentar

0 Komentar